Tips Mengatur Keuangan – Bagi pasangan muda yang baru saja menikah, mengatur keuangan bersama bisa menjadi tantangan tersendiri. Mengatur keuangan keluarga jauh berbeda dengan mengatur kebutuhan pribadi. Tentunya dengan budget minim dan kebutuhan yang terus meningkat setiap harinya, mengatur keuangan bisa cukup menyulitkan. Pada tahun 2017 sendiri, Konsultan keuangan, Andreas Hartono menjabarkan hasil survei mengejutkan, bagaimana uang menjadi dalang dalam pertikaian rumah tangga. Dari hasil survei yang dilakukan oleh WeCan, diketahui jika 65 persen pasangan di Indonesia tidak terbuka dalam masalah keuangan. Akibatnya, 47 persen konflik rumah tangga didominasi oleh masalah finansial dalam keluarga. Hal ini juga mendorong ke arah perceraian.

Sahabat Danakini tentunya tidak mau bukan hubungan yang telah dibina harus kandas karena masalah keuangan? Tenang, walaupun mengatur keuangan untuk pasangan muda menjadi tantangan tersendiri, tetapi sekaligus juga menjadi peluang besar. Usia yang masih belia membuat Anda dan pasangan memiliki banyak waktu untuk mendiskusikan keuangan keluarga Anda. Kunci utamanya adalah berkomunikasi dengan baik, jangan sampai muncul kesalahpahaman soal keuangan keluarga. Misalnya saat menikah Anda dan pasangan belum ingin memiliki anak. Mungkin Anda dapat berdiskusi untuk menyisihkan sejumlah uang setiap bulannya untuk keperluan anak di masa depan. Anda juga dapat berdiskusi di awal pernikahan dengan menentukan seberapa besar budget rumah tangga. 

https://www.pexels.com/id-id/foto/pena-uang-gelas-kalkulator-7111496/

 

Sebaliknya tanpa berdiskusi mengenai kehidupan finansial keluarga dapat menimbulkan masalah dan akhirnya berujung pada penurunan kualitas hubungan. Tidak hanya itu, goals-goals yang ingin kalian capai juga akan sulit tanpa perencanaan yang matang. Oleh karena itu, mari kita simak beberapa tips mengatur keuangan bagi pasangan muda. Langsung saja kita simak di bawah ini. 

 

Susun Tujuan Keuangan

Menemukan tujuan baru bersama pasangan, dapat membuat pengelolaan uang lebih menyenangkan. Maka, tuliskan tujuan keuangan baik itu jangka pendek maupun jangka panjang. Menyusun dan memprioritaskan tujuan keuangan bersama memberikan kerangka kerja untuk pengeluaran dan tabungan untuk mencapai kesepakatan. Pendapat tiap pasangan tentang masa depan mungkin berbeda, jadi mulailah berdiskusi bagaimana cara bahagia bersama pasangan. Misalnya tujuan utama Anda dan pasangan adalah memiliki rumah dalam waktu 5 tahun. Berdasarkan tujuan tersebut, Anda dan pasangan dapat menyisihkan seberapa uang setiap bulannya untuk keperluan membeli rumah dan hal-hal lainnya. 

 

Buat Rencana Keuangan Untuk Keperluan Rumah Tangga

https://www.pexels.com/id-id/foto/pena-meja-kabur-putih-4386373/

 

Tips mengatur keuangan bagi pasangan muda selanjutnya adalah membuat rencana keuangan atau anggaran untuk rumah tangga. Kebanyakan pasangan muda saat ini sama-sama bekerja sehingga membuat keluarga Anda disebut two person income. Buatlah rencana keuangan untuk keperluan rumah tangga. Pertama-tama dimulai dari menentukan seberapa besar kontribusi masing-masing pasangan untuk keuangan keluarga. Sebaiknya buatlah rekening tabungan terpisah khusus untuk keperluan rumah tangga setiap bulannya harus diisi oleh Anda dan pasangan. Seberapa besar nominal yang dimasukkan tergantung dari persetujuan Anda dan pasangan. 

Misalnya Anda memiliki penghasilan Rp. 10,000,000 juta per bulan dan pasangan memiliki penghasilan Rp. 12,000,000 juta per bulan. Misalnya Anda menaruh 30% penghasilan untuk anggaran dan pasangan menaruh 40%. Hal ini harus didasari keputusan masing-masing pasangan. Setelah itu buatlah anggaran untuk rumah tangga Anda. Misalnya seberapa besar budget untuk belanja bulanan, uang untuk ditabung, dana darurat, asuransi, dan lain-lainnya. Semua kebutuhan tersebut tergantung dari pasangan masing-masing. Hal yang paling penting adalah Anda dan pasangan harus transparan dan terbuka terhadap kondisi finansial masing-masing. Hal ini juga guna menghindari masalah yang akan muncul di masa depan. 

 

Membuat Catatan Pendapatan Dan Pengeluaran

Tips Mengatur Keuangan
https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-buku-catatan-bekerja-ruang-kerja-7845050/

 

Membuat catatan keuangan mungkin terdengar agak sedikit baku dan tidak umum untuk Anda. Benar saja, karena umumnya catatan ini hanya diperuntukkan bagi pengelolaan uang dalam jumlah banyak, seperti keuangan perusahaan. Meski demikian, catatan keuangan sangat penting untuk mengetahui pengeluaran, agar kondisi keuanganmu tetap termonitor dengan baik.  Dengan catatan keuangan yang baik, maka Anda dan pasangan secara tidak langsung berperan dalam mewujudkan perencanaan keuangan. Sehingga jumlah tabungan atau rencana-rencana yang kamu miliki di masa depan dapat terwujud. 

Catatan ini juga berfungsi untuk melihat uang yang masuk dan keluar dari rumah tangga Anda. Hal ini penting untuk dimiliki agar Anda tidak boros, dapat menentukan budget keluarga yang tepat, dan memastikan bahwa uang yang ada tidak dipakai secara semberono. Membuat catatan keuangan juga tidak sulit. Anda tidak perlu repot-repot menulis di buku, saat ini Anda juga bisa membuat catatan keuangan secara digital dan dapat diakses oleh Anda dan pasangan. Tips mengatur keuangan yang satu ini sering kali diabaikan oleh pasangan-pasangan muda. Padahal, catatan ini mampu membuat kondisi keuangan keluarga tetap teratur dan menjaga kondisi keuangan dengan baik.

 

Pertimbangakan Perjanjian Pra-Nikah

Prenuptial Agreement atau Perjanjian Pra-nikah dikenal sebagai sebuah perjanjian yang dibuat oleh calon mempelai sebelum mengadakan upacara pernikahan untuk mengesahkan keduanya sebagai pasangan suami dan istri. Perjanjian ini mengikat kedua calon mempelai dan berisi masalah pembagian harta kekayaan masing-masing atau berkaitan dengan harta pribadi kedua belah pihak sehingga bisa dibedakan jika suatu hari terjadi perceraian atau keduanya dipisahkan oleh kematian. Sepintas, perjanjian ini terkesan sebagai perjanjian yang seolah-olah mendoakan terjadinya perpisahan antara pasangan calon mempelai. Namun, tidak ada orang yang bisa memastikan 100% tentang apa yang akan terjadi dan menimpa orang lain. Sehingga, meski kesannya tidak mendukung kukuhnya bahtera rumah tangga yang dibangun seseorang, perjanjian ini sama-sama melindungi harta pribadi baik dari pihak suami atau istri nantinya bila terjadi perceraian atau kematian.

 

Tabungan dan Dana Darurat

Tips Mengatur Keuangan
https://www.pexels.com/id-id/foto/modal-meja-kaya-kabur-4386472/

 

Tips mengatur keuangan yang terakhir adalah membuat tabungan dan dana darurat. Sebagai pasangan muda, jalan Anda dan pasangan masih sangat panjang. Oleh karena itu, sebaiknya persiapkanlah tabungan dan dana darurat. Dana darurat dan tabungan adalah dua hal yang sangat penting. Namun, pertanyaan yang pasti muncul di benak orang-orang adalah “mana yang lebih penting antara dana darurat dan tabungan?” Tentunya, kamu harus memiliki keduanya karena keduanya sangat penting. Namun, jika saat ini kamu masih belum memiliki dana darurat dan tabungan yang cukup, maka sebaiknya kamu mendahulukan dana darurat. 

Tabungan adalah kumpulan uang yang digunakan untuk keperluan tertentu yang sifatnya tidak urgent. Namun, uang yang ada di tabungan juga dapat digunakan untuk berbagai keperluan apapun sesuai kebutuhan. Sama seperti tabungan, dana darurat adalah sekumpulan uang yang dikumpulkan untuk keperluan tertentu. Berbeda dengan tabungan, dana darurat digunakan untuk keperluan darurat atau urgent. Apa saja keadaan darurat tersebut. Keadaan darurat tersebut bermacam-macam, mulai dari kecelakaan, keperluan medis, perkara pengadilan, dan sebagainya. Misalnya situasi pandemi saat ini juga dapat disebut sebagai situasi darurat karena dapat mengancam penghasilan Anda dan pasangan.

About Author

Indakhila Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *