Bagaimana sih tips mengatur keuangan keluarga yang baik? Kehidupan rumah tangga tentunya sulit untuk lepas dari pengaturan keuangannya. Hal ini karena uang sendiri merupakan bagian penting dari kehidupan rumah tangga.

Tidak dapat dipungkiri kalau keuangan keluarga lebih rumit dibandingkan dengan keuangan pribadi karena banyaknya anggota keluarga mulai dari Ibu, ayah, dan anak-anak, bahkan terkadang beberapa keluarga juga termasuk dengan kakek dan nenek. Faktor-faktor tersebut sering menjadi pemicu masalah keuangan dan diperlukan cara pengelolaan keuangan yang baik. 

Mengatur keuangan keluarga bukan hanya tugas satu orang, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh anggota keluarga. Jadi, baiknya seluruh anggota keluarga berkontribusi untuk mengatur keuangan, entah itu menghemat dan lain-lainnya.

Nah, apa sih resiko jika keuangan keluarga tidak dijalankan dengan baik? Jangan sepelekan karena masalah keuangan dapat berujung ke masalah lainnya. Namun, tidak perlu khawatir karena dalam artikel ini kami akan memberikan beberapa tips mengatur keuangan keluarga.

Tips Mengatur Keuangan Keluarga
Sumber: https://unsplash.com/photos/aGwT9nSiTWU

Buat Rencana Keuangan Bulanan

Rencana keuangan merupakan alat pengatur keuangan yang penting untuk dibuat secara teratur. Biasanya rencana keuangan keluarga dibuat secara bulanan. Perencanaan keuangan ini penting untuk mencapai tujuan hidup keluarga Anda. Misalnya dalam waktu 5 tahun, keluarga ingin pindah ke rumah yang lebih besar untuk mengakomodasi anggota keluarga yang bertambah banyak. Berdasarkan tujuan tersebut, buatlah rencana keuangan yang merefleksikan tujuan tersebut. Misalnya selama waktu satu bulan, pengeluaran untuk kebutuhan makanan tidak boleh melebihi Rp. 3,500,000 juta dan sebagainya.

Anda dapat membuat rencana keuangan sesuai dengan kondisi dan tujuan keuangan yang dimiliki. Semakin detail rencana keuangan yang dibuat, maka semakin detail juga target-target yang ingin dicapai. Oleh karena itu, pastikan kalau seluruh anggota keluarga mengikuti rencana keuangan ini dan buat rencana keuangan ini bersama seluruh anggota keluarga atau meminta masukkan dari mereka.

Mencatat Pengeluaran Dan Pendapatan Bulanan

Tips mengatur keuangan keluarga selanjutnya adalah mencatat pengeluaran dan pendapatan bulanan keluarga. Hal ini bisa sangat bervariasi tergantung keluarga masing-masing. Misalnya di keluarga ayah dan ibu sama-sama bekerja dan dari hasil kerja mereka, berapa banyak uang yang dialokasikan di dana keluarga dan lain-lain. 

Mencatat hal ini sangat penting untuk memberikan gambaran mengenai kondisi keuangan keluarga. Idealnya catatan pengeluaran dan pendapatan ini dapat dicatat setiap hari dan akan diakumulasi dalam waktu satu bulan. Catat dengan detail berapa kemana saja uang dikeluarkan. Misalnya untuk kebutuhan rumah tangga, biaya pendidikan anak, asuransi, dan lain-lain. Lalu setiap akhir bulan cek catatan ini untuk membuat rencana keuangan untuk bulan depan. 

Buat Dana Darurat

Dalam hidup, segala sesuatu dapat datang tanpa direncanakan. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk memiliki dana darurat. Dana ini adalah uang yang dikumpulkan diluar tabungan yang digunakan sehari-hari. Uang yang dikumpulkan dalam dana darurat ini seperti namanya hanya akan dipakai di situasi genting yang mungkin membutuhkan uang tersebut. Sebut saja salah satu anggota keluarga mengalami kecelakaan dan membutuhkan uang untuk operasi dan kejadian-kejadian tidak terduga lainnya.

Dana darurat ini menjadi suatu hal yang penting dimiliki oleh setiap keluarga. Cara untuk membuat dana tersebut adalah dengan menyisihkan pendapatan bulanan sebesar 20 – 30 % setiap bulannya untuk diletakkan di tabungan khusus menghadapi hal-hal darurat. Dengan memiliki hal ini, Anda dapat terhindar dari resiko kebangkrutan jika terjadi situasi urgent yang membutuhkan uang yang cukup besar. Nah, apalagi di masa pandemi Covid-19 yang datang tanpa bisa diprediksi. Situasi darurat tersebut bisa kapan saja terjadi. Karena itu, ada baiknya untuk menyiapkan uang untuk menghadapi kejadian-kejadian tersebut. 

Keinginan Dan Kebutuhan

Dalam mengatur keuangan keluarga, penting bagi setiap anggota keluarga untuk memahami perbedaan keinginan dan kebutuhan. Apalagi dalam keluarga biaya kebutuhan dan keinginan dapat meningkat secara drastis mengingat jumlah anggota keluarga yang dimiliki.

Oleh karena itu, sebaiknya lakukan tips mengatur keuangan keluarga yang satu ini, bedakan mana keinginan dan kebutuhan. Selalu utamakan kebutuhan rumah tangga dan setelah terpenuhi baru memenuhi keinginan secukupnya.

Investasi dan Tabungan

Tips mengatur keuangan keluarga yang selanjutnya adalah dengan menjalankan investasi dan menabung. Mungkin banyak dari Anda yang berpikir bahwa investasi bukan sesuatu yang penting. Namun, nyatanya di perekonomian yang tidak menentu seperti saat ini, investasi menjadi hal yang semakin relevan dan penting untuk dilakukan. 

Investasi dapat melindungi Anda dan keluarga di masa depan, sementara tabungan menjadi bekal kebutuhan di masa kini dan masa nanti. Keduanya sama-sama penting. Oleh karena itu, sebaiknya bedakan keduanya. Ada banyak jenis investasi yang dapat dilakukan, Anda tinggal pilih salah satu yang paling cocok dengan diri Anda dan keluarga. Tentunya pertimbangkan resiko investasi sesuai dengan keperluan dan keadaan keuangan saat ini.

About Author

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *