July 1, 2022

Masuk bulan puasa – Tidak terasa sekarang kita sudah memasuki bulan April ya, Sahabat Danakini. Bulan April kali ini datang berbarengan dengan kabar naiknya harga pangan yang menjadi perbincangan masyarakat. Berbagai bahan pangan yang selama ini hanya mengalami perubahan yang tidak terlalu signifikan, sekarang mengalami lonjakan yang tinggi, termasuk minyak goreng yang menjadi keluh kesah masyarakat karena mengalami kenaikan harga terus menerus.

Kenaikan harga pangan ini juga dibahas oleh Reynaldi Sarijowan, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), yang mengatakan bahwa harga pangan yang mengalami kenaikan menjelang masuk bulan puasa sudah biasa terjadi. Tetapi untuk kali ini, kenaikan harga terjadi dengan tidak wajar, dimana yang biasanya kenaikan terjadi pada saat 7 hari menjelang Ramadhan, sekarang kenaikan harga sudah terjadi bahkan sejak 30 hari sebelum Ramadhan.

Masuk Bulan Puasa
Sumber Foto: Freepik

Berikut adalah beberapa harga pangan yang meningkat menjelang masuk bulan puasa menurut Abdullah Mansuri, selaku Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional Indonesia (IKAPPI)

Baca Juga: Penjelasan Inflasi Keuangan: Penyebab Harga Bakso Naik Setiap Tahun

Cabai Rawit

Seperti yang kita ketahui, selama ini harga cabai rawit selalu mengalami perubahan, terlebih saat menjelang hari raya tertentu seperti bulan puasa. Hal ini dapat kita lihat pada bulan April 2021 lalu, di mana harga cabai rawit mencapai harga Rp 70.400 per kilogramnya.

Jika kita lihat ke awal bulan Maret 2022, melansir dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), harga cabai rawit naik lagi mencapai angka Rp 41.759 dari yang sebelumnya Rp 30.900 pada bulan Februari 2022. Sekarang menjelang masuk bulan puasa, di bulan April 2022 harga cabai rawit lagi-lagi melesat naik mencapai angka Rp 76.000 per kilogramnya.

Masuk Bulan Puasa
Sumber Foto: Pexels / Rama Khandkar

Daging Ayam

Harga pangan yang meningkat menjelang masuk bulan puasa selanjutnya adalah daging ayam. Dilihat dari laman infopangan, harga daging ayam mengalami kenaikan dari Rp 35.650 per kilogramnya pada awal Maret 2022 menjadi Rp 38.433 per kilogramnya di pertengahan bulan Maret. Dalam waktu yang tidak cukup lama, daging ayam mengalami kenaikan yang tinggi mencapai angka Rp 46.999 per ekor saat memasuki bulan April.

Bawang Putih

Seperti dilansir dari KompasTV, pada pertengahan bulan Maret 2022, harga bawang putih di pasar tradisional Madiun, Jawa Timur, mengalami kenaikan dari harga awalnya Rp 22.000 per kilogram menjadi Rp 24.000 per kilogramnya. Walaupun hanya mengalami kenaikan harga sebesar Rp 2.000, hal ini tetap mempengaruhi minat beli masyarakat Madiun.

Masuk bulan puasa, harga bawang putih terus mengalami kenaikan. Masih menurut Abdullah, beliau mengatakan kenaikan harga bawang putih di pasaran saat ini mencapai angka Rp 32.000 per kilogramnya.

Daging Sapi

Saat ini, harga daging sapi di pasaran mengalami perubahan secara signifikan dikarenakan fenomena commodity super cycle, periode dimana harga komoditas naik secara signifikan melebihi rata-rata karena permintaan masyarakat yang terus meningkat tanpa ada penawaran yang seimbang dan hal ini berlangsung beberapa tahun. Selain itu, kenaikan harga daging sapi juga disebabkan oleh harga sapi Australia yang terus mengalami kenaikkan. 

Harga daging sapi saat masuk bulan puasa mengalami lonjakan tinggi mencapai harga Rp 140.000 per kilogram dari sebelumya harga normal di Rp 120.000 per kilogramnya. Harga yang tertera saat ini juga diprediksi masih akan mengalami kenaikan dalam beberapa bulan ke depannya.

Masuk Bulan Puasa
Sumber Foto: Pexels / Becerra Govea Photo

Minyak Goreng

Kenaikan harga minyak goreng saat ini sudah tidak asing lagi didengar oleh masyarakat. Harga minyak goreng yang terus mengalami kenaikan ini disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah proses distribusi minyak curah yang sebelumnya dapat dikirim tiga sampai empat kali dalam seminggu, sekarang hanya dua kali dalam seminggu. 

Harga minyak goreng saat masuk bulan puasa mencapai harga Rp 19.000 hingga Rp 20.000 per liternya. Melihat harganya yang terus mengalami kenaikan, pemerintah masih berusaha mengupayakan harga dan pendistribusian minyak goreng menjadi stabil.

Menurut Abdullah, harga minyak goreng dan cabai masih belum bisa diprediksi apakah akan mengalami kenaikan atau penurunan untuk ke depannya karena stok barang yang masih sedikit. Tetapi untuk stok bahan pangan lainnya masih dinilai aman. Melihat harga pangan yang terus meningkat saat masuk bulan puasa, jangan lupa untuk tetap kontrol finansial Anda agar terus terjaga ya, Sahabat Danakini!

About Author

Jovita Christie

1 Comment

    […] Baca Juga: Masuk Bulan Puasa, Harga Pangan Semakin Meningkat […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *