June 16, 2024

“Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Pepatah ini berarti segala upaya kecil yang dilakukan secara terus-menerus pada akhirnya akan membuahkan hasil yang besar. Makna dari pepatah ini berlaku pada konteks kebiasaan dan kesuksesan keuangan.

Kebiasaan keuangan yang diterapkan mulai dari saat ini akan menentukan kondisi keuangan di masa depan. Oleh karena itu, untuk mencapai kesuksesan secara finansial, Sahabat Danakini perlu membangun kebiasaan keuangan yang baik.

Namun, sebenarnya bagaimana cara membangun kebiasaan keuangan yang baik? Untuk mengetahui jawabannya, yuk simak artikel berikut!

Menetapkan tujuan dan rencana keuangan

Photo by Nataliya Vaitkevich: https://www.pexels.com/photo/april-calendar-6863515/

Tahap pertama dalam membangun sebuah kebiasaan keuangan yang baik adalah menetapkan tujuan keuangan. Tiap orang memiliki tujuan keuangan yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing. 

Contohnya, seorang karyawan swasta bernama Dini memiliki tujuan keuangan untuk mengumpulkan dana pensiun. Sehingga Dini perlu membangun kebiasaan keuangan yang baik untuk mencapai target dana pensiun yang diinginkan. Adanya tujuan keuangan ini akan menjadi pendorong utama bagi seseorang untuk menerapkan kebiasaan keuangan yang baik secara konsisten. 

Setelah memiliki tujuan, maka tahap selanjutnya adalah untuk membuat rencana keuangan yang rinci. Tetapkanlah peraturan dan rencana keuangan yang jelas seperti menetapkan batas pengeluaran setiap bulannya atau pembagian persentase pengeluaran untuk tiap kebutuhan. Kemudian terapkan rencana tersebut sehingga menjadi bagian dari kebiasaan keuangan sehari-hari.

Mencatat pemasukan dan pengeluaran

Photo by Karolina Grabowska: https://www.pexels.com/photo/person-counting-cash-money-4475523/

Berkaitan dengan poin sebelumnya, proses perencanaan keuangan akan sangat terbantu dengan kebiasaan mencatat segala pemasukan dan pengeluaran yang terjadi. Adanya pencatatan yang jelas akan menjadi acuan dalam mengendalikan arus keuangan Sahabat Danakini.

Dengan begitu, kebiasaan mencatat sangat disarankan untuk dilakukan dalam proses pencapaian tujuan keuangan. Sahabat Danakini dapat melakukan pencatatan secara digital melalui spreadsheet atau secara konvensional menggunakan buku catatan.

Menabung

Cara Membangun Kebiasaan Keuangan yang Baik
Photo by Joslyn Pickens: https://www.pexels.com/photo/person-putting-coin-in-a-piggy-bank-3833052/

Menabung merupakan kebiasaan dasar yang wajib diterapkan dalam mencapai tujuan keuangan. Kebiasaan menabung memungkinkan terkumpulnya dana yang dibutuhkan dalam mencapai tujuan tersebut. Selain itu, menabung juga memiliki manfaat lain yaitu terbentuknya gaya hidup hemat, menjaga ketersediaan dana darurat, menghindari hutang, dan adanya dana lebih untuk diinvestasikan.

Bagi Sahabat Danakini yang sudah berpenghasilan, disarankan untuk menyisihkan minimal 10% dari penghasilan untuk ditabung setiap bulannya. Semakin besar persentase dana yang dapat ditabung, semakin baik.

Dalam menabung, kunci utamanya adalah untuk hemat dan menahan diri. Hindari melakukan impulsive buying atau pengeluaran yang tidak direncanakan. Pikirlah dua kali sebelum membeli barang, apakah benar-benar butuh atau hanya keinginan sesaat saja.

Investasi

Cara Membangun Kebiasaan Keuangan yang Baik
Photo by Pixabay: https://www.pexels.com/photo/1-us-bank-note-47344/

Selain ditabung, dana yang disisihkan juga dapat diinvestasikan untuk menghasilkan pendapatan pasif (passive income). Selain itu, investasi juga dapat mengurangi kerugian akibat inflasi yang beresiko terjadi jika bunga tabungan lebih kecil dibandingkan tingkat inflasi. Sehingga, menanamkan dana pada komponen investasi yang terpercaya dapat menjadi kebiasaan keuangan yang baik dalam mencapai tujuan keuangan.

Belanja dengan cerdas

Photo by Gustavo Fring: https://www.pexels.com/photo/family-doing-grocery-shopping-3985062/

Belanja merupakan aktivitas pokok yang dilakukan masyarakat dalam membeli kebutuhan hidup sehari-hari. Dalam membelanjakan uang, Sahabat Danakini perlu membiasakan diri untuk berbelanja dengan cerdas. Cerdas disini berarti cerdik dalam menata pegeluaran belanja seefektif mungkin, yaitu memaksimalkan nilai (value) yang didapat dengan pengeluaran seminimal mungkin.

Contoh belanja cerdas dapat diterapkan dengan memanfaatkan promo, memaksimalkan diskon cashback, memilih barang dengan kualitas yang tahan lama, dan lain-lain. Kebiasaan belanja secara efektif ini akan membentuk gaya hidup hemat dalam konteks keuangan. 

Kemudian, belanja cerdas juga dapat diwujudkan dengan memanfaatkan cicilan. Mencicil dapat membantu mengatur arus keuangan sehingga lebih terkendali. Saat ini, terdapat berbagai platform yang menawarkan fasilitas cicilan, salah satunya adalah Danakini.

Danakini melayani kebutuhan cicilan di Informa, Ace Hardware, Selma, serta merchant lainnya. Pengajuan dan transaksi dilakukan secara digital sehingga prosesnya dijamin cepat dan mudah. Tak ketinggalan, Danakini juga menawarkan berbagai promo bunga cicilan sehingga belanja jadi jauh lebih ringan. Yuk, cek detail produk cicilan Danakini di website resmi atau aplikasi Danakini!

About Author

Janice Lim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *