July 1, 2022

Sahabat Danakini, akhir-akhir ini terjadi banyak kenaikan harga produk-produk pokok di Indonesia. Mulai dari minyak, bensin, batu bara, dan terakhir pemerintah telah memberikan isyarat bahwa tarif listrik naik. Tentunya hal ini cukup mengejutkan masyarakat dan tidak sedikit yang memprotes banyaknya kenaikan harga produk pokok. Kenaikan harga listrik dinilai akan semakin memberatkan warga Indonesia. 

Lonjakan harga produk pokok ini tidak lepas dari konflik Rusia Ukraina yang masih membara hingga saat ini dan belum menunjukkan titik terang. Melansir dari CNBC Indonesia, pemerintah sendiri sejak tahun lalu sempat mengungkapkan kemungkinan akan kembali menerapkan penyesuaian tarif listrik untuk pelanggan non subsidi (tariff adjustment) pada 2022 ini. Paling cepat, penyesuaian tarif listrik pelanggan non subsidi ini disebutkan akan dilakukan pada kuartal III 2022 atau bisa dimulai pada Juli 2022. Namun, mengingat lonjakan harga kebutuhan pokok seperti minyak dan bensin naik dengan cepat, bukan tidak mungkin tarif listrik akan ikut melesat lebih cepat.

Tarif listrik naik
Sumber: Photo by American Public Power Association on Unsplash

Tarif listrik naik mungkin akan menjadi hal yang cukup mengkhawatirkan masyarakat Indonesia, tetapi ini bisa jadi kesempatan bagi sahabat Danakini untuk mengurangi ketergantungan terhadap listrik dan menghemat pengeluaran listrik Anda!

Tarif Listrik Naik, Cara Menghemat Listrik di Rumah

Sahabat Danakini, listrik sudah menjadi kebutuhan semua orang saat ini. Sebagai sumber daya energi utama yang digunakan oleh manusia, listrik memiliki peran yang sangat penting di kehidupan sehari-hari saat ini. Kebanyakan perangkat yang digunakan oleh manusia dioperasikan dengan menggunakan listrik. Sampai-sampai ketika tidak ada listrik segala pekerjaan menjadi terhambat.

Kenaikan tarif listrik juga akan menyulitkan karena listrik selalu digunakan sehari-hari, tetapi ada beberapa cara yang bisa sahabat Danakini gunakan untuk menghemat listrik di rumah. Berikut merupakan beberapa caranya. 

Matikan Elektronik Jika Tidak dipakai

Sumber: Photo by David van Dijk on Unsplash

Cara yang pertama ini adalah hal yang sangat mudah dilakukan, tetapi sering kali terbengkalai. Mungkin hal-hal kecil seperti mematikan lampu, televisi, menutup pintu kulkas, dan mematikan AC seringkali terlupakan oleh orang-orang. Namun, hal kecil tersebut dapat membantu menghemat pengeluaran listrik sahabat Danakini. Mulai sekarang, pastikan Anda mematikan alat elektronik jika sudah tidak dipakai lagi.

Gunakan Perangkat Hemat Energi

Salah satu inovasi produk elektronik yang sangat berguna untuk menghemat tagihan listrik di rumah. Saat ini banyak perangkat hemat daya yang memerlukan lebih sedikit aliran listrik yang otomatis juga membuat tagihan listrik di rumah menjadi lebih ringan. Misalnya seperti teknologi inverter yang bisa Anda temukan di AC dan kulkas yang membuat penyesuaian suhu lebih cepat, sehingga tidak memakan daya sebesar produk tanpa teknologi ini. Perangkat-perangkat yang dirancang khusus untuk menghemat energi tersebut dapat menjadi salah satu opsi untuk sahabat Danakini.

Hanya Gunakan AC di Malam Hari

Bagaimana kebiasaan penggunaan AC di rumah Anda? Apakah AC di setiap kamar menyala dari pagi ke malam? Salah satu produk elektronik yang memakan daya paling besar di rumah adalah AC. Jika dibiarkan menyala seharian dan di setiap ruangan, tentu saja akan memakan listrik yang sangat besar. Jika tarif listrik naik, tentunya kebiasaan ini akan memakan uang yang cukup besar. Untuk mencegah hal tersebut, Anda bisa mencoba hanya menyalakan AC di malam hari saja. Saat pagi dan siang, manfaatkan jendela dan pintu di rumah Anda. 

Meminimalisir Penggunaan Lampu

Lampu sudah menjadi sumber cahaya untuk rumah-rumah dan menjadi produk elektronik yang pasti ada di setiap rumah. Penggunaannya sering tidak disadari dan kadang sampai lupa dimatikan. Idealnya lampu hanya digunakan pada malam hari saja. Pada pagi dan siang hari sahabat Danakini dapat memanfaatkan penggunaan dari sumber cahaya matahari. Pastikan lampu tidak menyala di pagi hari dan coba mengganti lampu yang lebih hemat daya.

Cuci Baju dan Mengeringkan Baju Sendiri

Sumber: Photo by David van Dijk on Unsplash

Sama seperti AC, mesin cuci juga bisa memakan daya yang cukup besar, terutama untuk mengeringkan pakaian. Untuk menghemat listrik di rumah sebagai antisipasi tarif listrik naik, mungkin sahabat Danakini bisa mencoba mencuci baju dan mengeringkan baju sendiri. Apalagi jika Anda tinggal sendirian dan tidak menggunakan banyak pakaian dalam seminggu, hal ini bisa sangat membantu menghemat pengeluaran listrik Anda di rumah.

Cabut Kabel dari Saklar

Cara menghemat listrik yang terakhir juga sangat mudah dilakukan, tetapi seringkali tidak diketahui orang-orang. Sebaiknya jika tidak digunakan, cabut kabel dari saklar karena arus listrik masih terus mengalir ke kabel meskipun tidak digunakan. Alhasil listrik akan masih terus mengalir dan tagihan listrik bisa bertambah cukup banyak karena hal tersebut.

Tarif listrik naik di Indonesia memang merupakan hal yang cukup menyulitkan, tetapi berkaca dari situasi saat ini, kenaikan harga listrik memang sulit untuk terhindarkan. Oleh karena itu, ada baiknya kita memanfaatkan hal ini untuk menghemat serta belajar untuk mengurangi ketergantungan terhadap listrik dan barang-barang elektronik. Selain menghemat tagihan listrik di rumah, sahabat Danakini juga membantu mengurangi perubahan iklim serta pemanasan global. 

About Author

Indakhila Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *