Perkembangan Pembayaran Digital – Sejalan dengan perkembangan teknologi di dunia, pola dan sistem pembayaran ekonomi juga ikut mengalami perubahan. Kemajuan teknologi mendorong sekaligus mendukung sistem pembayaran digital (cashless) di masyarakat. Sistem pembayaran digital ini pelan-pelan semakin menggeser peran uang kertas (cash) sebagai sistem pembayaran utama. Bahkan di beberapa negara seperti di Swedia, pembayaran digital sudah mendominasi uang kertas sebagai sistem pembayaran yang paling banyak digunakan. Sistem pembayaran digital juga tidak hanya terbatas pada satu alat saja, mulai dari kartu kredit sampai dompet digital.

Kehadiran sistem pembayaran digital tersebut tidak semata-mata muncul, tetapi pembayaran digital tersebut hadir karena dorongan masyarakat akan kebutuhan cara pembayaran yang praktis dan efisien. Namun, teknologi sendiri juga memiliki peran dalam menciptakan kebutuhan tersebut. Teknologi memberikan kemudahan dalam mendapatkan informasi, bekerja, bepergian ke suatu tempat, dan lain-lainnya. Hal tersebut membuat gaya hidup orang-orang menjadi semakin cepat dan untuk mengimbangi gaya hidup yang serba cepat tersebut, orang-orang semakin membutuhkan alat pembayaran yang dapat mengimbangi gaya hidup tersebut. Pembayaran digital hadir untuk menjawab permasalahan tersebut.

Perkembangan Pembayaran Digital
Sumber: https://unsplash.com/photos/XH2JFgT4Abc

Salah satu hal yang membuat perkembangan pembayaran digital semakin diminati oleh orang-orang adalah kemudahan serta efisiensi yang ditawarkan. Tidak hanya lebih praktis karena Anda tidak perlu membawa banyak uang kertas kemana-mana, pembayaran digital juga memungkin orang-orang untuk bertransaksi secara tidak terbatas. Anda tidak perlu lagi melakukan transaksi secara tatap muka. Bahkan orang yang berasal dari negara yang berbeda juga dapat melangsungkan transaksi dengan lebih mudah. Hal ini semakin mendorong kecepatan perkembangan pembayaran digital.

Kelebihan Pembayaran Digital

Selain memberikan kemudahan dan praktis, ada beberapa kelebihan lainnya yang ditawarkan oleh pembayaran digital yang membuat alat pembayaran menjadi lebih diminati oleh orang-orang.

Perkembangan Pembayaran Digital
Sumber: https://unsplash.com/photos/nP9WOiM41WE

1. Aman

Perkembangan pembayaran digital menawarkan keamanan extra dibandingkan pembayaran konvensional. Hal ini misalnya dengan adanya pin, password, autentikasi, sampai CVV untuk memastikan kalau pembayaran digital yang ingin dilakukan memang valid. Membawa uang tunai juga tidak aman, terutama jika membawa uang tunai dalam jumlah besar. Sementara itu, Anda kehilangan kartu ATM atau kartu kredit, Anda hanya perlu memblokir kartu tersebut. Hal ini dapat mencegah Anda mengalami kerugian yang lebih besar.

2. 24 Jam

Hadirnya pembayaran digital membuat proses transaksi dapat berjalan lebih cepat dan tidak perlu memandang waktu. Mesin ATM mungkin hanya bisa digunakan terbatas, tetapi dengan adanya pembayaran digital seperti M-Banking dapat mempermudah proses transaksi Anda meskipun di malam hari sekalipun. Hadirnya marketplace online seperti Shopee, Tokopedia, sampai Amazon juga membuat proses transaksi menjadi lebih fleksibel ketimbang uang kertas yang sangat bergantung dengan jam kerja bisnis.

3. Memudahkan Pengelolaan Keuangan

Apakah Anda pernah lupa berapa besar uang yang Anda bayar? Atau Anda tidak bisa mengingat kapan Anda melakukan suatu transaksi? Perkembangan pembayaran digital memberikan Anda kemudahan untuk keep in track dengan transaksi-transaksi yang Anda lakukan. Berbeda dengan uang tunai, pembayaran digital meninggalkan jejak, sehingga Anda dapat dengan mudah mengecek kapan, berapa, dan dimana Anda melakukan sebuah transaksi. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam melakukan pengelolaan keuangan, seperti mencatat pengeluaran dan penghasilan. 

Jenis Pembayaran Digital

Seperti yang sudah dijabarkan sedikit sebelumnya, pembayaran digital tidak hanya terdiri dari satu sistem saja, tetapi perkembangan pembayaran digital yang semakin pesat menghadirkan bermacam-macam sistem pembayaran digital yang hadir dan memberikan kepraktisan serta efisiensi pembayaran.

Sumber: https://unsplash.com/photos/tE6th1h6Bfk

1. Internet Banking

Internet banking adalah layanan transaksi finansial yang disediakan oleh bank. Layanan ini dapat diaktifkan dengan mengajukan pembuatan internet banking di bank dan membawa serta dokumen-dokumen yang diperlukan. Layanan, seperti namanya memberikan layanan banking melalui internet. Layanan ini menawarkan berbagai macam layanan bank pada umumnya seperti transfer, pembelian virtual account, dan lainnya.

2. M-Banking

M-Banking atau Mobile Banking tidak terlalu berbeda dengan Internet Banking, perbedaan paling utama adalah M-Banking berbentuk aplikasi dan dapat digunakan melalui mobile atau handphone. Anda cukup mengunduh dan mengunduh aplikasi Mobile Banking dari bank tempat kamu menabung, lalu ikuti prosesnya sesuai dengan aturan bank masing-masing. 

Namun, sebelum menggunakan aplikasi banking tersebut, Anda terlebih dahulu harus melakukan aktivasi di cabang bank terdekat. Setelah itu, semua fitur dalam Mobile Banking dapat diakses dengan mudah. Aplikasi Mobile Banking berbagai bank dapat kamu unduh di Google Play Store atau App Store.

3. Dompet Digital

Istilah dompet digital sering muncul akhir-akhir ini dan menjadi populer dikalangan orang-orang, khususnya anak-anak muda. Di Indonesia sendiri ada cukup banyak layanan dompet digital yang bisa digunakan dengan persyaratan yang relatif lebih mudah ketimbang M-Banking atau Internet Banking. Anda cukup mengunduh aplikasi melalui Apps Store dan Google Play Store. Kemudian, Anda perlu mendaftar secara online dan setelah itu Anda dapat langsung menggunakan layanan dompet digital tersebut. 

4. Fintech

Dompet digital atau juga disebut digital payment system sebenarnya juga termasuk bagian dari fintech. Fintech sendiri memberikan banyak opsi pembayaran baru yang dapat digunakan oleh orang-orang. Mulai dari pembayaran fasilitas paylater, cicilan tanpa kartu kredit, dan lainnya. Ada cukup banyak fintech penyedia layanan pembayaran digital di Indonesia dan hal ini hadir karena perkembangan pembayaran digital yang semakin diminati.

Baca Juga: Cara Menggunakan kiniBayar, Dompet Digital Dari Danakini

Salah satu opsi pembayaran digital fintech yang ada di Indonesia adalah Danakini. Danakini merupakan perusahaan fintech lending yang merupakan bagian dari Kawan Lama Group dan memberikan layanan pembayaran digital yang dapat diakses oleh pengguna dalam satu aplikasi. Misalnya seperti layanan pembayaran cicilan tanpa kartu kredit dari Danakini, kiniCintaku. Anda dapat melakukan cicilan pembelian barang di merchant-merchants yang telah bekerjasama dengan Danakini.

Sumber: https://unsplash.com/photos/Xn5FbEM9564

Selanjutnya Danakini juga memiliki fasilitas pembayaran paylater bernama kiniBayar. Anda dapat melakukan pembayaran dengan mudah, cukup scan barcode yang berada di store yang telah bekerjasama dengan Danakini dan klik bayar. Anda dapat lebih mudah menggunakan opsi beli sekarang bayar entar lewat layanan yang satu ini.

Anda dapat menggunakan kedua layanan dari Danakini tersebut dengan mengunduh aplikasi Danakini melalui Apps Store dan Play Store. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Danakini, Anda dapat mengecek website Danakini.

Perkembangan Pembayaran Digital
About Author

Indakhila Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *