December 7, 2022

Industri Penghasil Limbah – Sahabat Danakini, saat ini limbah dan polusi telah menjadi salah satu concern terbesar di kalangan publik. Saat ini juga banyak gerakan-gerakan kecil dengan tujuan besar yang sudah dilakukan oleh sebagian besar publik. Misalnya gerakan “Say No to Plastic” yang membuat banyak orang berusaha mengurangi sampah plastik seperti kantong atau sedotan. Namun, terlepas dari hal-hal yang dilakukan oleh publik untuk mengurangi limbah, semuanya kelihatan minim dibanding perusahaan-perusahaan besar di dunia. Bahkan menurut Josh Lepawsky, penulis buku tentang dampak global pembuatan teknologi digital. “Sampah yang kita tangani adalah persentase kecil dari keseluruhan sampah, hanya sekitar 2 sampai 3% saja,” 

Abad ke-20 menjadi era perubahan dari segi teknologi dan sosial. Salah satunya adalah lahirnya revolusi industri yang membuat pembuatan barang yang diinginkan publik menjadi lebih mudah dan cepat. Hal ini kemudian mendorong ekonomi dunia hingga bergerak sangat cepat seperti saat ini. Namun, hal ini membawa konsekuensi yang cukup mengerikan untuk lingkungan dan bumi. Saat ini ada banyak industri-industri raksasa yang menghasilkan polusi dan limbah dalam jumlah yang sangat besar. Meskipun banyak orang-orang yang mulai menghentikan penggunaan plastik, tetap saja hal tersebut tidak akan berarti apapun selama masih banyak industri yang menghasilkan limbah dalam jumlah yang besar.

Industri Penghasil Limbah Terbesar
Sumber: https://unsplash.com/photos/WiZOyYqzUss

Dari berbagai perusahaan dan industri di dunia, terdapat beberapa industri penghasil limbah terbesar di dunia. Secara tidak langsung banyak dari produk-produk yang kita gunakan saat ini ikut menyumbangkan limbah tersebut. Akibat demands yang semakin besar dan dorongan industri untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Hal ini melahirkan sampah-sampah dalam jumlah besar yang sangat sulit untuk diolah kembali.

Industri Penghasil Limbah Terbesar di Dunia

Sejak lama bisnis secara konsisten menjadi penghasil limbah terbesar yang ada. Dari banyaknya bisnis yang ada, terdapat beberapa industri penghasil limbah terbesar di dunia. Secara tidak disadari industri-industri ini mungkin menjadi produk yang sahabat Danakini sering pakai sehari-hari.

Industri Fashion 

Sumber: https://earth.org/fast-fashion-pollution-and-climate-change/

Saat ini banyak brand fashion kenamaan dunia yang menggunakan fast fashion. Artinya life cycle dari industri fashion bergerak dengan sangat cepat. Toko baju yang ada di pusat perbelanjaan seperti H&M atau Uniqlo bisa menghadirkan pakaian model baru setiap beberapa minggu sekali. Hal ini dibuat untuk memaksimalkan profit dari bisnis ini. Namun, secara tidak langsung karena life cycle yang bergerak cepat dan dorongan publik mengikuti tren saat ini membuat industri yang melahirkan pakaian menjadi penghasil sampah terbesar. Masalah ini juga cukup rumit mengingat bahwa sampah yang dihasilkan oleh industri ini sangat sulit untuk diolah kembali. Parahnya lagi, kebanyakan sampah yang dihasilkan pada industri ini justru terlihat di negara-negara dunia ketiga, tempat fashion brand besar membuat baju mereka.

Industri Telepon Genggam

Sebagai salah satu kebutuhan orang-orang saat ini, ternyata industri pembuatan telepon genggam tidak semudah yang orang-orang bayangkan. Salah satu masalah yang paling sering muncul adalah masalah limbah yang dihasilkan oleh industri yang satu ini. Industri telepon genggam bahkan termasuk dalam industri yang menggunakan proses ekstraksi sumber daya, manufaktur, transportasi, dan produksi listrik yang sulit dilacak dan merupakan sebagian besar limbah dunia yang dihasilkan untuk membuat barang yang sahabat Danakini beli, seperti telepon genggam. 

Apalagi saat ini industri telepon genggam semakin cepat bergerak. Produk telepon genggam yang dirancang hanya untuk bertahan 2 – 4 tahun lamanya membuat pergerakan penggantian telepon genggam oleh publik semakin cepat, artinya dalam kurun waktu 1 – 3 tahun, banyak orang yang berganti handphone sehingga membuat lebih banyak demands pembuatan handphone yang secara langsung juga menambah limbah yang dihasilkan dari industri pembuatan telepon genggam. Bahkan industri ini semakin cepat menyusul industri fashion, sebagai penghasil sampah terbesar saat ini. 

Industri Kebutuhan Rumah Tangga

Industri Penghasil Limbah Terbesar
Sumber: https://unsplash.com/photos/CIItgnBEOgw

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, perusahaan yang menghadirkan kebutuhan rumah tangga seperti Unilever, PnG, dan lainnya menjadi perusahaan yang menghasilkan sampah plastik terbesar di dunia. Hal ini karena packaging yang digunakan berbahan dasar plastik. Plastik sendiri menjadi limbah terbesar yang sulit untuk terurai karena komponen dari plastik sendiri. Usia penggunaan plastik yang pendek juga mendorong semakin banyaknya sampah plastik yang dihasilkan oleh industri ini.

Industri Elektronik

Industri penghasil limbah terbesar selanjutnya adalah industri elektronik. Masih satu keluarga dengan industri telepon genggam, industri elektronik banyak menghasilkan limbah yang juga beracun untuk lingkungan. Memproduksi barang elektronik melibatkan bahan kimia berbahaya tingkat tinggi, air, hingga gas rumah kaca. Sebagian besar proses ini sama sekali tidak terlihat oleh konsumen rata-rata dan sulit untuk dihitung. Barang elektronik terdiri dari banyak komponen, kebanyakan bersumber dan diproduksi di lokasi berbeda di seluruh dunia sebelum dirakit seluruhnya di tempat lain.

Masalah limbah yang ada memang telah menjadi masalah besar yang sangat sulit untuk diatasi. Tidak ada satu solusi pasti untuk menghentikan produksi sampah dan juga daur ulang sampah. Namun, langkah pertama untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan membuat sahabat Danakini sebagai konsumen menjadi lebih sadar dengan industri yang mungkin kita gunakan sehari-hari sebagai dalang utama dibalik limbah dunia. 

Dapatkan aplikasi Danakini melalui Apps Store dan Play Store.

About Author

Indakhila Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *