April 22, 2024

Sahabat Danakini, saat ini dunia dilanda inflasi besar-besaran. Cepat atau lambat ada banyak negara yang merasakan dampak inflasi, beberapa diantaranya lebih parah dibandingkan negara lainnya. Inflasi besar-besaran ini mulai dipicu semenjak invasi Rusia terhadap Ukraina yang mengakibatkan pasar global terganggu dan menciptakan ketidakstabilan pangan di berbagai belahan dunia. 

Indonesia misalnya yang mulai merasakan dampak inflasi ini, beberapa produk seperti minyak, gas, hingga paling baru mie instan mengalami kenaikan harga yang secara tidak langsung merupakan efek dari invasi yang terjadi tanggal 24 Februari 2022 ini. Tingkat inflasi yang dialami Indonesia menurut Trading Economics adalah sebesar 4.35% dibandingkan sebelumnya pada angka 3.55%. Meskipun masih lebih kecil dibandingkan negara-negara lainnya, angka ini menjadi angka inflasi tertinggi yang dialami Indonesia semenjak beberapa tahun kebelakang ini. Tentunya hal ini menjadi hal yang cukup mengkhawatirkan.

Inflasi besar-besaran ini ditakutkan akan menyebabkan krisis ekonomi global, bahkan di beberapa negara, tingkat inflasi mulai menjadi tidak karuan. Negara maju juga merasakan hal ini dan kawasan Eropa mengalami tingkat inflasi yang cukup tinggi, terparah semenjak 5 tahun terakhir. Sahabat Danakini, dunia dilanda inflasi besar-besaran dan beberapa negara berikut merupakan negara yang memiliki tingkat inflasi tertinggi hingga Juli 2022.

Sri Lanka (56,4%)

Dunia Dilanda Inflasi
Photo by Hendrik Cornelissen on Unsplash

Baru-baru ini negara yang terletak di Asia Selatan ini menjadi sorotan dunia akibat krisis ekonomi di negara tersebut yang juga mengakibatkan negara tersebut harus menyatakan bangkrut. Saking parahnya, warga negara tersebut berbondong-bondong menyerang kediaman Presiden sehingga membuat mantan presiden Sri Lanka, Rajapaksa yang saat itu masih menjabat mengundurkan diri dan kabur ke negara lain.

Inflasi Sri Lanka mencapai 54,6% pada Juni 2022, disumbang oleh volatile food melonjak sampai 80,1%. Ini adalah kali pertama Sri Lanka mengalami inflasi di atas 50%. Saat ini negara ini masih dilanda kekacauan akibat tingkat korupsi yang tinggi, kekurangan energi yang mengakibatkan kekurangan pangan yang membuat negara ini jatuh bangkrut.

Argentina (60%)

Dunia Dilanda Inflasi
Photo by Fernando Távora on Unsplash

Negara yang terletak di benua Amerika Selatan ini juga menjadi salah satu negara dengan tingkat inflasi yang cukup tinggi, ada di angka 60%. Lonjakan inflasi di Argentina mencapai 60 persen pada Mei 2022. Sekitar 4 dari 10 orang Argentina menjadi orang termiskin. Bahkan, jutaan orang bertahan hidup dari dapur umum lewat program kesejahteraan dan bantuan sosial. Kejatuhan ekonomi negara ini diakibatkan oleh bank sentral yang kehabisan cadangan devisa yang melemahkan mata uang Peso dan diperkirakan tingkat inflasi yang akan dirasakan oleh negara ini akan mencapai 70% di akhir tahun ini.

Turki (78%)

Photo by Meg Jerrard on Unsplash

Negara bekas kerajaan Ottoman ini menjadi negara anggota G20 dengan tingkat inflasi terbesar. Penurunan nilai mata uang negara ini (Lira) sudah disadari oleh banyak orang. Hingga saat ini nilai mata uang Lira semakin menurun hingga angka Rp.800 per 1 Lira. Hal ini menjadi salah satu yang terendah semenjak beberapa tahun terakhir.

Kebijakan pemangkasan pajak dan subsidi bahan bakar untuk meredam lonjakan inflasi yang diambil Pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan gagal membawa Turki keluar dari krisis. Sementara, utang luar negeri Turki sudah menembus 54 persen dari PDB negaranya, tingkat yang cukup mengkhawatirkan mengingat utang pemerintahan mendominasi.

Venezuela (167%)

Tingkat inflasi yang dialami Venezuela sudah dialami sejak lama, bahkan Venezuela sering menjadi negara dengan tingkat inflasi terbesar semenjak tahun-tahun terakhir. Inflasi Venezuela mencapai 167% pada Mei 2022. Pada bulan sebelumnya negara ini mencapai tingkat inflasi di level 22%. Negara ini memiliki sumber kekayaan yang berasal dari minyak bumi. Namun, hal ini menciptakan ketergantungan terhadap sektor tersebut. Ketika harga minyak bumi jatuh dengan curam pada tahun 2014, hal ini membuat negara ini mengalami krisis ekonomi yang semakin diperparah dengan pemerintahan yang korup.

Lebanon (211,43%)

Photo by Charbel Karam on Unsplash

Lebanon menjadi negara dengan loncatan inflasi tertinggi, yakni mencapai 211,43% pada Mei ini. Kenaikan inflasi di negara tersebut didorong oleh kenaikan harga perumahan , transportasi, peralatan rumah tangga, dan kesehatan. Dalam skala bulanan, harga konsumen naik 7,85% di Mei, terbesar dalam lima bulan, meningkat dari kenaikan 7,10% di bulan sebelumnya. 

Saat ini perekonomian saling bergantung satu sama lain, hal ini membuat inflasi atau krisis yang terjadi di satu negara juga berdampak pada negara lainnya. Sahabat Danakini tentunya kita perlu menyadari bahwa saat ini dunia dilanda inflasi dan cepat atau lambat banyak negara akan merasakan efeknya dan diperlukan kebijakan yang tepat untuk membantu kita semua lepas dari serangan krisis ekonomi yang menghantui.

Nikmati ragam fasilitas finansial dari Danakini dengan mengunduh aplikasi Danakini melalui Apps Store dan Play Store.

About Author

Indakhila Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *