Site icon Blog Danakini

Ancaman Stagflasi Di Indonesia, Apa Yang Bisa Dilakukan?

Ancaman Stagflasi Di Indonesia

Sahabat Danakini, ancaman stagflasi di Indonesia makin terasa karena guncangan ekonomi internasional yang dapat berdampak tajam ke perekonomian Indonesia. Stagflasi yang dirasakan Indonesia bisa merupakan dampak dari perang Rusia dan Ukraina yang cukup membuat stabilitas ekonomi dunia menjadi berat sebelah. Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Eropa mengalami penurunan ekonomi serta resesi.

Indonesia bukan satu-satunya negara yang mungkin terkena ancaman stagflasi, banyak negara-negara di Asia juga dihantui ancaman ini. Banyak pakar juga berpendapat bahwa ancaman ini muncul karena perlambatan perekonomian China yang membuat harga komoditas meningkat cukup tajam. 

Melansir dari Bisnis.com, International Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi kawasan Asia akan lebih rendah, sementara laju inflasi akan meningkat tinggi. Pertumbuhan ekonomi kawasan Asia diperkirakan tumbuh 4,9 persen pada tahun ini, 0,5 persen lebih rendah dari perkiraan sebelumnya.

Apa Itu Stagflasi

Sumber: https://unsplash.com/photos/ztYmIQecyH4

Stagflasi sendiri mengacu pada kondisi ekonomi yang ditunjukkan dengan pertumbuhan ekonomi yang melemah dan angka pengangguran yang tinggi. kondisi ini biasanya diikuti dengan kenaikan harga-harga atau inflasi. Stagflasi juga bisa didefinisikan sebagai kondisi pada sebuah periode inflasi yang dikombinasikan dengan penurunan Produk Domestik Bruto (PDB).

Penyebab stagflasi sendiri adalah kondisi ekonomi yang melemah dan ditunjukkan dengan angka pengangguran yang tinggi atau stagnasi perekonomian. Di saat yang bersamaan, terjadi inflasi atau kenaikan harga-harga. Biasanya, stagflasi terjadi bila pasokan uang di pasar meningkat, sementara, jumlah barang atau suplai terbatas. Peningkatan angka pengangguran akan membuat daya beli masyarakat lesu yang membuat lambatnya laju ekonomi yang menghambat perkembangan ekonomi jika terjadi dalam waktu yang lama.

Ancaman Stagflasi di Indonesia Masih Belum Nyata

Sumber: https://unsplash.com/photos/5i3oyOrojvk

Walaupun ancaman stagflasi dapat muncul, tetapi menurut Pakar Analis Makro ekonomi Bank Danamon Irman Faiz yang dilansir dari Bisnis.com berpendapat bahwa perekonomian Indonesia saat ini dapat dikatakan masih aman dari ancaman stagflasi. 

Menurutnya, permintaan di dalam negeri saat ini masih membaik dan diproyeksikan akan terus mengalami perbaikan kedepannya. Sementara itu, Faiz memperkirakan tingkat inflasi Indonesia akan mencapai level 4,0 persen pada akhir 2022, tanpa memperhitungkan kenaikan harga BBM. Kenaikan inflasi, menurutnya, terjadi seiring dengan permintaan di dalam negeri yang membaik, juga didorong oleh transmisi dari kenaikan biaya produksi yang sudah ditanggung oleh produsen sejak akhir 2021.

Ancaman Stagflasi di Indonesia: Apa yang Dapat dipersiapkan?

Sahabat Danakini, meskipun ancaman stagflasi di Indonesia menurut banyak pakar masih jauh dapat terjadi, tetapi untuk mempersiapkan ancaman ini terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan dalam level keuangan pribadi dan keluarga. Berikut merupakan hal yang dapat sahabat Danakini lakukan untuk mempersiapkan diri dan keluarga dari ancaman ini. 

Sumber: https://unsplash.com/photos/jpqyfK7GB4w

1. Dana Darurat

Dana darurat sangat penting untuk dimiliki oleh setiap orang. Seperti namanya dana darurat perlu dipersiapkan untuk berjaga-jaga jika terjadi situasi darurat yang dapat mengancam pendapatan Anda. Ancaman stagflasi dapat membuat harga barang-barang pokok seperti makanan, bensin, dan lainnya meningkat tajam. Oleh karena itu, memiliki dana darurat untuk mempersiapkan hal tersebut merupakan ide yang baik. 

Pakar menilai bahwa jumlah dana darurat yang baik adalah tabungan dengan nilai 6x jumlah pendapatan bulanan Anda. Hal ini untuk mempertimbangkan jika terjadi situasi yang membuat Anda kehilangan pendapatan tetap, sahabat Danakini tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam kurun waktu 6 bulan dan waktu tersebut dapat Anda gunakan untuk mencari pendapatan baru. 

2. Memiliki Pendapatan Tambahan

Dalam situasi ekonomi yang tidak menentu seperti ini, pakar ekonomi berpendapat bahwa tidak ada salahnya untuk memiliki beberapa sumber penghasilan. Selain untuk menambah penghasilan, pendapatan tambahan bisa membantu Anda jika suatu saat sahabat Danakini kehilangan pendapatan utama. Hal ini akan membuat situasi finansial Anda tetap stabil dan Anda masih dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menabung. 

Tentunya ancaman stagflasi di Indonesia merupakan hal yang berdampak secara luas dan memengaruhi perekonomian negara. Agar situasi ini tidak terdampak pada Anda atau untuk meminimalisir kemungkinan ini terjadi, tidak ada salahnya untuk bersiap-siap dan mengecek kembali kesehatan finansial Anda untuk menjaga kondisi finansial Anda di masa yang akan datang. 

Dapatkan aplikasi Danakini melalui Apps Store dan Play Store.

Exit mobile version