July 1, 2022

Sahabat Danakini tahu tidak kalau lama waktu puasa di berbagai belahan dunia itu berbeda-beda. Bulan Ramadhan menjadi momen yang spesial bagi seluruh umat muslim di dunia, durasi bulan puasa biasanya sama di seluruh dunia, yaitu 30 hari. Namun, lama waktu puasa dalam sehari bergantung dengan letak geografis masing-masing wilayah. Perbedaan tersebut durasi tersebut karena perbedaan waktu matahari terbit hingga matahari terbenam. 

Biasanya waktu puasa di Indonesia berkisar di angka 13 jam, Indonesia juga termasuk sebagai salah satu negara dengan lama waktu puasa terpendek di dunia. Hal ini karena letak geografis Indonesia yang berada dekat garis khatulistiwa. Berbeda dengan negara lainnya yang memiliki waktu puasa sampai 18 jam. Namun, terdapat juga beberapa negara yang memiliki durasi puasa lebih pendek dari Indonesia. Sahabat Danakini, mari kita cek berapa lama durasi waktu puasa di beberapa belahan dunia.

Lama Waktu Puasa di Berbagai Belahan Dunia

Lokasi geografis sebuah negara mempengaruhi kapan matahari terbit dan terbenam. Hal ini secara langsung juga memengaruhi durasi puasa saat bulan Ramadhan yang mewajibkan seluruh umat muslim untuk menjalankan puasa dari saat matahari terbit sampai terbenam. Yuk sahabat Danakini kita lihat berapa lama durasi puasa di negara-negara ini. 

Lama Waktu Puasa
Sumber: Photo by Abdullah Arif on Unsplash

Greenland (Nuuk)

Negara dengan durasi puasa terlama ada di Greenland. Negara yang berada di ujung benua Eropa ini memang terkenal karena memiliki waktu siang hari yang cukup lama. Matahari terbit di Nuuk muncul pada jam 6 pagi dan terbenam di jam 8 malam. Hal ini membuat umat muslim yang tinggal di Nuuk harus melakukan puasa selama kurang lebih 18 – 19 jam dalam sehari. Tentu durasi ini sangat lama dibandingkan Indonesia yang durasi puasa hanya berkisar 13 jam dalam sehari. Menariknya diketahui terdapat 1 orang umat Islam yang tinggal di Greenland.

United Kingdom (London)

Lama Waktu Puasa

Negara di benua Eropa ini juga memiliki waktu puasa yang cukup lama. Durasi puasa dalam sehari kira-kira adalah 16 – 17 jam. Hal ini tidak berbeda dengan waktu puasa negara-negara di Eropa barat dan tengah lainnya yang memiliki waktu puasa sekitar 15 – 17 jam dalam sehari. Lokasi geografis benua Eropa memang membuat durasi waktu puasa lebih lama dibandingkan benua lainnya. 

Arab Saudi (Mekah) 

Sebagai tempat lahir agama Islam, bulan puasa di Arab Saudi tentunya menjadi momen yang spesial. Negara timur tengah yang terletak di Asia Barat ini memiliki lama waktu puasa sekitar 14 – 15 jam. Hanya lebih lama sekitar 1 jam dari durasi puasa di Indonesia. Negara-negara timur tengah lainnya seperti Iran, Kuwait, Syria, dan lainnya juga memiliki durasi waktu puasa yang sama, 14 hingga 15 jam dari matahari terbit sampai terbenam.

Australia (Melbourne) 

Lama Waktu Puasa
Sumber: Photo by Denise Jans on Unsplash

Negara yang terletak di benua Australia ini memiliki durasi puasa lebih pendek dibandingkan Indonesia. Australia juga menjadi salah satu negara dengan durasi puasa terpendek di dunia. Kira-kira durasi puasa dalam satu hari hanya sekitar 11 sampai 12 jam saja. Tidak terlalu berbeda dengan waktu puasa di Indonesia.

Afrika Selatan (Johannesburg)

Negara Afrika Selatan juga memiliki durasi puasa yang tergolong pendek, hanya sekitar 10 – 11 jam saja. Jika dibandingkan dengan Indonesia lama waktu puasa di Afrika Selatan mungkin tidak terlalu berbeda jauh, tetapi jika dibandingkan dengan negara lainnya seperti Greenland tentunya terdapat perbedaan yang sangat signifikan.

Argentina (Buenos Aires)

Sumber: Photo by Barbara Zandoval on Unsplash

Terakhir negara dengan durasi puasa terpendek di dunia adalah Argentina, negara yang terletak di benua Amerika Selatan. Lama waktu puasa di negara ini adalah 10 – 11 jam, sama seperti Afrika Selatan. Negara Tango ini sendiri memiliki jumlah umat muslim yang sedikit hanya sekitar 1% dari total penduduk di Argentina. 

Nah, sahabat Danakini itulah durasi puasa di berbagai belahan dunia. Jika Anda menyadari bahwa negara-negara yang berada di bagian atas atau utara cenderung memiliki waktu puasa yang lebih lama, sementara negara-negara yang ada di bagian bawah atau selatan memiliki durasi puasa yang lebih singkat. Lokasi geografis memang sangat mempengaruhi waktu puasa Anda di bulan Ramadhan. 

About Author

Indakhila Putri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *