July 1, 2022

Pertimbangan Sebelum Investasi – Investasi merupakan istilah yang semakin dikenal oleh masyarakat luas. Saat ini orang-orang telah menyadari pentingnya berinvestasi dan semakin banyak orang yang tertarik untuk mencoba investasi. Namun, sebagian besar orang memiliki persepsi salah mengenai investasi. Investasi bukanlah tujuan finansial, melainkan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan finansial pribadi. Oleh karena itu, Anda tidak boleh langsung terjun berinvestasi tanpa mengetahui pertimbangan sebelum investasi. 

Tidak seperti menabung, ada beberapa hal yang harus Anda pikirkan dan persiapkan sebelum berinvestasi. Anda tidak boleh langsung tergoda iming-iming untung besar dengan modal minim. Tentunya setiap investasi memiliki keuntungan dan risiko masing-masing dan melakukan pertimbangan matang sebelum memulai investasi akan meminimalisir kemungkinan kerugian dalam investasi. Tentunya jika dilakukan dengan bijaksana dan cermat, investasi dapat membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan. Investasi sendiri banyak memberikan manfaat bagi orang-orang. Apalagi saat ini investasi semakin mudah dilakukan dengan adanya aplikasi fintech investasi dan kemudahan lainnya.  

Nah, agar Anda dapat mendapatkan keuntungan maksimal saat berinvestasi sebaiknya Anda mengetahui beberapa pertimbangan sebelum investasi. Apa saja sih yang Anda harus pikirkan sebelum terjun ke dunia investasi dan apa yang harus dipersiapkan? Berikut merupakan beberapa pertimbangan tersebut.

 

Baca Juga: Jenis Investasi Untuk Pemula

 

Tujuan Investasi

Sumber: https://unsplash.com/photos/Wr3comVZJxU

Merupakan pertimbangan awal yang harus Anda ketahui matang-matang. Seperti yang sudah disebutkan secara singkat di awal, investasi bukanlah tujuan finansial, melainkan alat untuk membantu mencapai tujuan finansial Anda. Oleh karena itu, sebelum Anda melakukan investasi sebaiknya Anda memiliki tujuan di balik investasi. Dengan memiliki tujuan, Anda dapat mempertimbangkan pilihan investasi mana yang paling tepat untuk Anda lakukan. Tujuan investasi tidak harus ribet. Misalnya Anda melakukan investasi untuk keperluan pensiun 30 tahun lagi atau misalnya untuk keperluan menikah 5 tahun lagi. Berangkat dari tujuan tersebut, Anda dapat memilih instrumen investasi yang paling sesuai. 

 

Jangka Waktu

Setelah memiliki tujuan investasi, pertimbangan sebelum investasi yang harus dilakukan adalah memikirkan jangka waktu investasi. Hal ini perlu dipikirkan karena investasi secara umum terbagi menjadi dua kategori, jangka panjang dan jangka pendek. Sesuaikan jangka waktu dengan tujuan investasi Anda. Misalnya tujuan pensiun dalam jangka waktu 30 tahun lagi. Berarti Anda sebaiknya melakukan investasi jangka panjang. Sebaliknya jika tujuan investasi Anda adalah keperluan untuk pernikahan dalam jangka waktu 3 tahun lagi, berarti Anda sebaiknya menggunakan investasi jangka pendek. Sama seperti tujuan investasi, memikirkan jangka waktu juga penting agar Anda dapat memilih instrumen investasi mana yang paling tepat untuk dilakukan. 

 

Jenis-Jenis Investasi

Sumber: https://unsplash.com/photos/mpN7xjKQ_Ns

Semakin ke depan, semakin banyak jenis-jenis investasi yang dapat Anda gunakan. Investasi bisa menjadi cara untuk melindungi dan meningkatkan kekayaan. Beragam jenis investasi pun tersedia dan dapat dipilih sesuai dengan tujuan investasi Anda. Dibandingkan negara-negara maju, memang minat investasi orang Indonesia masih tergolong rendah, tetapi kabar baiknya saat ini ada banyak instrumen investasi di Indonesia yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasi Anda. Misalnya seperti investasi emas atau logam mulia yang lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Ada juga investasi yang cukup populer di Indonesia seperti deposito yang lebih cocok untuk kebutuhan jangka pendek. 

Sebelum Anda melakukan investasi penting bagi Anda untuk mengetahui jenis-jenis investasi yang tersedia yang sesuai dengan tujuan dan jangka waktu investasi yang Anda inginkan. Selain itu pastikan kalau Anda juga mempelajari sekuritas dari investasi yang Anda jalankan serta yang paling penting, Anda harus memahami cara kerja investasi tersebut. Jangan pernah berinvestasi pada sesuatu yang belum Anda pahami dengan baik. Pastikan untuk membaca prospektus atau pernyataan pengungkapan investasi dengan hati-hati. Anda juga dapat mencari tahu informasi mengenai berbagai jenis investasi dari banyak sumber mulai dari pakarnya sampai fintech manajemen investasi.

 

Risiko Masing-Masing Investasi

Pertimbangan Sebelum Investasi
Sumber: https://unsplash.com/photos/fCzSfVIQlVY

Setiap orang tentu ingin mendapatkan untung, tetapi aturan paling dasar dari investasi adalah semuanya memiliki risiko. Seberapa besar risiko tergantung dari masing-masing jenis investasi yang ada. Oleh karena itu, Anda harus memahami dengan jelas risiko masing-masing investasi yang Anda ingin lakukan. Tingkat risiko ini juga harus disesuaikan dengan level toleransi risiko pribadi. Sebagai contoh, Anda adalah investor pemula dengan uang tidak berlebih. Kegagalan dalam investasi dapat membuat Anda bangkrut. Oleh karena itu, sebaiknya Anda memilih jenis investasi dengan risiko yang rendah seperti deposito atau investasi logam mulia. Sebaliknya jika Anda memiliki uang berlebih dan toleransi risiko Anda juga lebih tinggi, Anda dapat mencoba melakukan investasi dengan risiko yang lebih besar seperti saham atau p2p lending. Dalam investasi sendiri semakin besar risikonya, semakin besar pula keuntungan yang bisa didapatkan dan begitu pula sebaliknya. Berdasarkan hal tersebut, risiko investasi perlu menjadi pertimbangan sebelum investasi. 

 

Likuiditas

Hal yang harus menjadi pertimbangan sebelum investasi yang terakhir adalah likuiditasnya. Likuiditas adalah mudahnya membeli atau mencairkan sebuah aset investasi. Mempertimbangkan likuiditas aset investasi sangat penting, jika kamu ingin membeli atau menjualnya dalam waktu singkat. Jika kita ingin berinvestasi tahun ini dan rencana dicairkan tahun depan dengan likuiditas tinggi, maka pilihan jatuh ke tangan deposito atau emas. Kalau  tujuan investasi kamu untuk jangka pendek maka jangan berinvestasi di properti, meskipun harganya akan naik cukup cepat, tetapi menjualnya sulit dan butuh waktu yang lama, sehingga likuiditasnya rendah. Jadi, tentukan dulu tingkat kemudahan mencairkannya sebelum memutuskan berinvestasi.

About Author

Indakhila Putri

1 Comment

    […] Baca Juga: Pertimbangan Sebelum Investasi, Apa Yang Harus Dipersiapkan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *